Harapan Menguning di Sawah Teluk Bintan, Petani Panen Padi Bersama
Bintan – Musim panen padi telah tiba. Kelompok Tani (Poktan) Usaha Bersama Jaya yang berada di wilayah Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, melaksanakan panen padi bersama pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi petani setempat sekaligus penanda keberhasilan budidaya padi pada awal musim penghujan tahun 2025 lalu.
Panen padi bersama ini dihadiri langsung oleh Penanggung Jawab Program Swasembada Pangan Provinsi Kepulauan Riau, Ahmad Tohir Harahap. Kehadirannya menunjukkan komitmen Kemeterian Pertanian dalam mendorong peningkatan produksi padi dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Riau.
Selain itu, kegiatan panen juga dihadiri oleh Tim Swasembada Pangan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Kepulauan Riau, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan, Ketua Kelompok Substansi dan Ketua Tim Kerja Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian Provinsi Kepulauan Riau, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Babinsa Tembeling Tanjung, serta seluruh anggota Poktan Usaha Bersama Jaya.
Varietas padi yang dipanen pada kegiatan ini adalah Inpari 46, varietas unggul yang dikembangkan oleh Warso dan tim. Varietas ini dikenal memiliki potensi hasil yang baik serta adaptif terhadap kondisi lahan sawah setempat.
Ketua Tim Kerja Penyelenggaraan Penyuluhan Provinsi Lingkup BBPSDMP sekaligus PPL pendamping Poktan Usaha Bersama Jaya, M. Fadholi Yulhendrik, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung keberhasilan budidaya padi hingga masa panen. Ia menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan secara intensif oleh BBRMP Kepulauan Riau, DKPP Bintan, serta Babinsa menjadi faktor penting dalam menjaga tanaman padi tumbuh optimal hingga menguning dan siap dipanen.
Poktan Usaha Bersama Jaya selama ini dikenal sebagai kelompok tani yang konsisten dalam mengembangkan budidaya padi sawah. Meskipun luas tanamnya belum tergolong besar, kelompok ini mampu berkontribusi nyata dan berkelanjutan terhadap produksi beras di Kepulauan Riau.
Ke depan, dukungan dan sinergi lintas sektor masih sangat dibutuhkan agar usaha tani padi yang dijalankan Poktan Usaha Bersama Jaya dapat terus berkembang dan berkelanjutan. Ahmad Tohir Harahap menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan, khususnya dalam penerapan standar budidaya padi yang baik, serta mengenalkan modernisasi pertanian sehingga produktivitas dan hasil panen petani dapat terus meningkat di masa mendatang.